From Classroom to Battlefield: Education as a Weapon Facing New Style Colonization
Keywords:
Independence, Education, New Style of Colonization, National Identify, GlobalizationAbstract
A nation's independence is not only determined by its freedom from physical colonialism, but also by its ability to maintain sovereignty amidst the currents of globalization, which often brings new forms of colonialism, such as cultural domination, economic dependence, and the penetration of foreign ideologies. In this context, education plays a strategic role as a defensive bulwark and a weapon to maintain the existence of independence. This article discusses how the classroom is not merely a place for the transfer of knowledge, but also a battlefield in shaping a generation that is critical, independent, and has national character. Education is seen as a crucial instrument for building historical awareness, strengthening national values, and instilling resilience against the infiltration of modern colonialism that often comes through technology, media, and the global economic system. Using a qualitative approach based on literature studies, this paper emphasizes the importance of curriculum transformation, strengthening character education, and empowering teachers and students in maintaining national sovereignty. The results of the study indicate that education oriented towards strengthening national identity and critical thinking can become a strong bulwark in facing new styles of colonialism. Thus, education not only produces academically intelligent individuals but also intellectual fighters ready to defend national independence amidst global dynamics.References
Abd. Muiz, M., Rahman, A., & Fitria, N. (2024). Transformasi kurikulum pendidikan dalam menghadapi tantangan globalisasi. Jurnal Pendidikan Nasional, 13(1), 25–38. https://doi.org/10.31227/jpn.v13i1.XXXX
Arifin, Z. (2020). Ideologi Pancasila dalam menghadapi tantangan globalisasi. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(2), 101–112. https://doi.org/10.24269/jpk.v5i2.XXXX
Castells, M. (2017). The rise of the network society (2nd ed.). Wiley-Blackwell.
Dewantara, K. H. (2017). Pendidikan. Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa.
Hendra. (2025). Pendidikan sebagai strategi mempertahankan kemerdekaan bangsa di era global. Jurnal Pendidikan dan Kebangsaan, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.33021/jpk.v4i1.XXXX
Herlambang, Y. T. (2021). Globalisasi, pendidikan, dan ketahanan budaya bangsa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 26(1), 45–58. https://doi.org/10.24832/jpnk.v26i1.XXXX
Hidayat, N. (2021). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 123–135. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.XXXXX
Kusnadi. (2023). Kedaulatan nasional di tengah arus neokolonialisme global. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.47313/jish.v12i1.XXXX
Ma’arif, A. S. (2018). Islam, Pancasila, dan tantangan globalisasi. Mizan.
Miftakhuddin. (2020). Neokolonialisme dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa. Jurnal Sejarah dan Budaya, 14(2), 155–168. https://doi.org/10.17977/um020v14i22020p155
Mulyasa, E. (2020). Pengembangan kurikulum pendidikan karakter. Remaja Rosdakarya.
Murtiningsih, S., Lestari, E., & Prabowo, H. (2024). Penguatan pendidikan karakter sebagai benteng ideologi bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(2), 145–158. https://doi.org/10.21831/jpk.v14i2.XXXX
Nugroho, R. (2022). Ketergantungan global dan dilema kemerdekaan nasional. Jurnal Politik dan Kebijakan Publik, 9(1), 33–47. https://doi.org/10.22219/jpkp.v9i1.XXXX
Nurmalisa, Y., Sari, D. P., & Adha, M. M. (2020). Peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter nasionalisme peserta didik. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 85–96. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i2.XXXX
Prasetyo, B. (2019). Kemandirian ekonomi sebagai pilar kedaulatan bangsa. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 27(2), 89–102. https://doi.org/10.14203/jep.v27i2.XXXX
Rahayuningsih, S., Wibowo, A., & Lestari, D. (2024). Ketergantungan ekonomi dan implikasinya terhadap kedaulatan nasional. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 16(1), 55–69. https://doi.org/10.18196/jesp.v16i1.XXXX
Ricklefs, M. C. (2018). Sejarah Indonesia modern 1200–2008. Serambi Ilmu Semesta.
Rivaldi, R., & Benhar, M. (2025). Sinergi sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam pendidikan karakter kebangsaan. Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya, 6(1), 40–54. https://doi.org/10.25299/jpsb.v6i1.XXXX
Sabil Ryanzada, M., Fadli, M. R., & Anwar, S. (2025). Pendidikan sebagai benteng pertahanan bangsa dalam menghadapi penjajahan gaya baru. Jurnal Pendidikan dan Ketahanan Nasional, 3(1), 15–29. https://doi.org/10.31219/jpkn.v3i1.XXXX
Sanjaya, W. (2019). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sari, M. (2021). Kesadaran kritis generasi muda dalam menghadapi globalisasi. Jurnal Civic Education, 6(2), 120–132. https://doi.org/10.25273/ce.v6i2.XXXX
Suharyanto, A. (2019). Globalisasi dan bentuk baru penjajahan. Jurnal Sosiologi Reflektif, 13(1), 23–38. https://doi.org/10.14421/jsr.v13i1.XXXX
Suryadi, A. (2018). Globalisasi, neokolonialisme, dan tantangan kedaulatan bangsa. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 22(1), 45–58. https://doi.org/10.22146/jsp.XXXXX
Sutopo, O. R. (2020). Identitas pemuda dan tantangan budaya global. Jurnal Pemuda dan Masyarakat, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.22146/jpm.v4i1.XXXX
Sutrisno. (2019). Hegemoni budaya dalam arus globalisasi. Jurnal Sosiologi Reflektif, 13(2), 201–214. https://doi.org/10.14421/jsr.v13i2.XXXX
Tiena, L. (2021). Neokolonialisme dan ancaman terhadap kedaulatan bangsa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(1), 67–82. https://doi.org/10.22146/jkn.XXXXX
Tilaar, H. A. R. (2018). Kebijakan pendidikan: Pengantar untuk memahami kebijakan pendidikan dan kebudayaan. Kompas.
Widodo, S. (2021). Media digital dan pergeseran budaya lokal. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 8(2), 77–91. https://doi.org/10.25008/jkb.v8i2.XXXX
Yusuf, M. (2020). Identitas nasional dan tantangan globalisasi. Jurnal Civic Education, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.25273/ce.v4i1.XXXXX
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







